TERSEDIA : BUKU ANALISIS - BUKU BIOGRAFI - BUKU BISNIS - BUKU CERITA - BUKU DEWASA - BUKU HUMOR - BUKU MANAJEMEN - BUKU MOTIVASI - BUKU NOVEL - BUKU PELAJARAN - BUKU PERDAGANGAN - BUKU PSIKOLOGI - BUKU RELIGI - BUKU TUTORIAL - GADGET HEWAN - GADGET PERMAINAN - GADGET JAM - GADGET KALENDER - RANGKAIAN ELEKTRONIKA - SMS GRATIS

Friday, March 23, 2012

Pesawat radio tanpa baterai

Untuk dapat mendengar radio biasanya kita memakai baterai. Model raio yang satu ini sama sekali tanpa baterai. Selain praktis dan hemat, alat ini komponennya mudah didapat dengan harga terjangkau.

Komponen yang digunakan sebagai berikut :

Antena penerima
: bisa menggunaka kabel yang ketinggiannya mencapai 15 meter lebih
Kristal diode   
: OA ... 72
Kondensator  
: C2 ... 100 pF
Headphone  
: 3 K ohm
Kondensator variabel
: C1 ... 0 – 500 µF
Batang ferit dan spoul antena


Gambar rangkaian :

Sumber : Keterampilan Elektronika – S. Wibowo Eska & Ikhwan Alamo

Rangkaian Suara Jengkerik

Suara jengkerik bisa nada buat dengan merangkai komponen – komponen elekronika. Jadi anda hanya perlu menekan saklar, dan akan keluarlah suara jengkerik, biasanya alat ini digunakan untuk mengusir tikus. Anda hanya erlu menyiapkan 3 buah IC yang tipenya sama dan komponen – komponen dibawah ini.

Komponen yang digunakan sebagai berikut :

Resistor
: R1 ... 29 K
  R2 ... 10 K
  R3 ... 10 K
  R4 ... 47 K
  R5 ... 47 K
  R6 ... 10 K
Kapasitor 
: C1 ... 3,3 µF
  C2 ... 1 µF
  C3 ... 3,3 µF
Loudspeaker
: LS 3,5 Ohm
Transformator output
: Ukuran sedang
Baterai
: 9 Volt



Gambar rangkaian :

Sumber : Keterampilan Elektronika – S. Wibowo Eska & Ikhwan Alamo

Pesawat Penerima Radio Satu Transistor

Rangkaian pesawat penerima radio ini sangat mudah dibuat karena dengan hanya menggunakan satu transistor anda bisa membuatnya.

Komponen yang digunakan sebagai berikut :

Resistor
: R1 ... 47 K
  R2 ... 10 K
Kapasitor 
: C1 ... 25 pF
  C2 ... 200 pF
  C3 ... 500 pF (kond. Variabel)
  C4 ... 2000 pF
Transistor
: TR AC 134
Headphone
: 3 K ohm
Baterai
: 1,5 Volt
Kawat PVC berisolasi
: diameter 0,5 mm

Gambar rangkaian :

Sumber : Keterampilan Elektronika – S. Wibowo Eska & Ikhwan Alamo

Lampu Disko Satu Transistor

Rangkaian lampu disko ini sangat mudah dibuat karena dengan hanya menggunakan satu transistor anda bisa membuatnya.

Komponen yang digunakan sebagai berikut :

Resistor
: R1 ... 5 K
  R2 ... 10 K5W
Transformator
: 1 : 3
Transistor
: TR BC 148
Dioda
: ST1, ST2 ... 044


Lampu
: 500 W max

Gambar rangkaian :

Sumber : Keterampilan Elektronika – S. Wibowo Eska & Ikhwan Alamo

Thursday, March 01, 2012

Dasar – Dasar Geologi

Sekilas promosi efektif menggunakan media iklan inline.

Geologi adalah ilmu yang mempelajari tentang bumi. Bumi merupakan salah satu planet yang ada di sistem tatasurya kita. Bumi didiskripsikan berbentuk bulat pepat dan berputar pada poros pendeknya. Jari-jari bumi sekitar 6.370 km, yang terdiri dari benda padat (batuan), benda cair, dan gas (udara).
Secara umum interior bumi terdiri dari daratan (benua, pulau-pulau, lembah-lembah, dan pegunungan), serta lautan (lembah, palung, serta pegunungan bawah laut). Puncak gunung tertinggi sekitar 8.000 m dpl (Pegunungan Himalaya), sedangkan palung yang terdalam mencapai kedalaman sekitar 10.000 meter di bawah muka laut (Palung Philipina).

Judul : Dasar – Dasar Geologi
Penulis : -
Format : Adobe Acrobat Document (.pdf)
Ukuran : 1.144 Kb
Halaman : 44


Bel Sederhana

Rangkaian bel elektronika ini sangat sederhana dan hanya menggunakan tegangan sebesar 9 Volt. Rangkaian ini bisa anda gunakan sebagai bel pintu rumah anda atau bel sepeda dan lain-lain.

 Komponen yang digunakan sebagai berikut :

Resistor
: R1 ... 27K
  R2 ... 68K
Kapasitor
: C1 ... 100 µF/12V
  C2 ... 0,02 µF
  C2 ... 50 µF/12V
Transistor
Speker  
: TR1, TR2 ... 2N 554
: 2 inchi

Gambar rangkaian :


 
Obrolan