TERSEDIA : BUKU ANALISIS - BUKU BIOGRAFI - BUKU BISNIS - BUKU CERITA - BUKU DEWASA - BUKU HUMOR - BUKU MANAJEMEN - BUKU MOTIVASI - BUKU NOVEL - BUKU PELAJARAN - BUKU PERDAGANGAN - BUKU PSIKOLOGI - BUKU RELIGI - BUKU TUTORIAL - GADGET HEWAN - GADGET PERMAINAN - GADGET JAM - GADGET KALENDER - RANGKAIAN ELEKTRONIKA - SMS GRATIS

Wednesday, November 02, 2011

Faktor Rugi-Rugi Dielektrik

Sekilas promosi efektif menggunakan media iklan inline.

Salah satu karakteristik material isolasi yang penting adalah faktor daya atau tangen rugi-rugi dielektrik. Nilainya dapat digunakan sebagai petunjuk bagaimana kualitas dielektrik tersebut. Karakteristik tangen delta (tan δ) merupakan alat yang berharga untuk mengevaluasi dielektrik dan cukup peka untuk mendeteksi dan menilai kerusakan dielektrik karena telah dipergunakan dalam waktu yang cukup lama. Pengujian tangen δ dapat menentukan apakah zat-zat kontaminan yang ada masih dalam batas yang diizinkan.
Rugi dielektrik pada tegangan bolak-balik diakibatkan oleh rugi polarisasi dan rugi konduksi dari ion. Sifat rugi-rugi ini merupakan ukuran kualitas isolasi. Selain itu nilai-nilai tersebut juga dapat menjelaskan mekanisme fisik yang terjadi dan dapat membantu pemilihan isolasi yang sesuai untuk penerapan-penerapan khusus. Penempatan nilai fungsi tangen δ = f (V) pada tegangan mula Ve dapat disimpulkan rugi-rugi ionik tambahan, akan tetapi perubahan konduktivitas elektrolit yang bergantung pada kuat medan juga menghasilkan bentuk kurva yang sama. Bentuk tangen δ = f (V) menunjukkan nilai temperatur batas dengan rugi konduksi ion melebihi rugi polarisasi ion. Rugi dielektrik dari suatu isolasi dengan kapasitansi C pada frekuensi jaringan dapat dihitung dengan menggunakan faktor disipasi

Pdiel = Ve ω C tan δ


dengan :
Pdiel = kekuatan dielektrik minyak transformator
Ve = tegangan awal
ω = frekuensi sudut (rad/s)
C = rugi dielektrik isolasi
Tan δ = faktor disipasi

Untuk menentukan kekuatan dielektrik dan breakdown dari suatu minyak transformator yang belum dipakai, minyak campuran (minyak transformator baru ditambah minyak transformator yang sudah dipakai), dan minyak transformator yang sudah dipakai dapat dilakukan melalui pengujian.

Komentar
0 Tanggapan
Tweet

0 comment:

Post a Comment

 
Obrolan